Senin, 31 Maret 2014

Khasiat Lemon untuk penyakit kanker


Manfaat Lemon untuk kanker Lemon atau Citrus mempunyai khasiat dan manfaat untuk membunuh sel kanker dan 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh laboratorium, bahwamanfaat buah lemon untuk kanker dan tertarik untuk membuat versi sintetis yang akan membuat keuntungan besar untuk mengurangi risiko penyakit kanker.

Selain itu fungsi jeruk lemon bisa mengefektifkan kerja zat antioksidan yang bernama catechin dalam teh hijau. Catechin ini bisa melemah, bahkan hilang saat sampai di usus. Bisa dikatakan 80% catechin dalam teh hijau tidak terserap oleh tubuh.

Agar kandungan catechin tetap terjaga, bisa disiasati dengan menambahkan vitamin C pada teh yang Anda minum setiap hari. Vitamin C ini, akan membantu tubuh menyerap catechin dengan meningkatkan keasaman dalam usus kecil.

Jika Anda tidak menyukai lemon, jeruk sitrus bisa menjadi alternatif. Selain rasanya lebih nikmat aromanya juga sangat lebih terasa. Manfaat jeruk lemon ini, juga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, tumor dan kanker

Untuk jenis teh, sebaiknya pilih teh hijau karena lebih sehat dibandingkan dengan teh hitam. Karena, kandungan antioksidannya lebih tinggi dibandingan dengan teh hitam. Mulai sekarang, jangan lupa untuk menambahkan perasan jeruk lemon pada cangkir teh Anda.

Anda sekarang bisa membantu teman yang membutuhkan bahwa jus lemonbermanfaat dalam mencegah penyakit. Seperti yang di ketahui bahwa pohonlemon dikenal varietas lemon dan limau. Anda bisa makan buah itu dgn cara dimakan langsung, atau di campur teh hijau, di jus, minuman siap saji, sorbets, dll. Hal ini menghasilkan banyak kebaikan, tetapi yang paling menarik adalah efek yang dihasilkan pada risiko penyakit kista dan tumor.

Tanaman ini adalah obat yg terbukti melawan penyakit kanker dari semua jenis, hal ini dianggap juga sebagai spektrum anti mikroba terhadap infeksi bakteri dan jamur, efektif terhadap parasit internal dan cacing, dpt mengatur tekanan darah yang terlalu tinggi berguna sbg antidepresan, memerangi stres dan gugup.

Manfaat Lemon untuk kanker
Sumber informasi Manfaat Lemon untuk kanker berasal dari salah satu produsen obat terbesar di dunia, mengatakan bahwa setelah lebih dari 20 tes laboratorium sejak tahun 1970, mengungkapkan bahwa: Manfaat Lemon bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon , payudara, prostat, paru-paru dan pankreas. Senyawa pohon ini menunjukkan 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi biasanya digunakan di dunia, memperlambat pertumbuhan sel kanker. jenis terapi dengan ekstrak lemon hanya menghancurkan sel-sel kanker ganas DAN tdk mempengaruhi sel-sel sehat.



Dari Manfaat Buah kakao Untuk Kesehatan? diatas kita patut bersyukur kepada Tuhan YME yang telah menciptakan Buah-buahan yang segar juga penuh manfaat yang baik bagi tubuh kita ,Ini merupakan salah satu bentuk kasih sayang Tuhan kepada kita umatnya.Karena didalam buah itu sendiri banyak mengandung Vitamin yang dibutuhkan tubuh kita.

Terima kasih sudah berkunjung , semoga artikel diatas bermanfaat buat kesehatan anda,klik juga artikel manfaat yang lainnya,masih banyak kok. ada manfaat buah,manfaat tanaman,manfaat bunga dan manfaat daunserta manfaat makanan.

Salam Hangat Dari Admin : 
http://berbagai-manfaat.blogspot.com

Guru&Staff



Suharja, S.Pd, M.Si
Kepala Sekolah SMAN  1 Prambanan Klaten

Kebersamaan di Kaliurang


Ulang Tahun Sekolah


 

                               

      







Sabtu, 29 Maret 2014

Rahasia Terselubung Tanda Di Bawah Botol Plastik



Naaah… Ternyata ada RAHASIA di balik tanda-tanda itu, yang penting banget kalian ketahui.

Tanda di bawah botol itu merupakan kode yg dikeluarkan The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diikuti oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).

Secara umum tanda pengenal plastik tersebut berciri-ciri :
1. Berada atau terletak di bagian bawah,
2. Berbentuk segitiga,
3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka,
4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga.

Berikut arti dari istilah-istilah tersebut :

1. PETE/PET


Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya.

Botol jenis PETE/PET ini disarankan hanya untuk sekali pakai. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker dalam jangka panjang.

Bahan PETE ini pun berbahaya bagi pekerja yang berhubungan dengan pengolahan maupun botol daur ulang botol PETE. Pembuatan PETE menggunakan senyawa antimoni trioksida. Senyawa ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan dengan menghirup udara yang mengandung senyawa tersebut.

Seringnya menghirup senyawa ini dapat mengakibatkan iritasi kulit dan saluran pernapasan. Bagi wanita, senyawa ini meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran. Bila melahirkan pun, anak mereka kemungkinan besar akan mengalami pertumbuhan yang lambat hingga usia 12 bulan.

Mayoritas bahan PETE di dunia digunakan untuk serat sintesis dan bahan dasar botol kemasan. Di dalam pertekstilan, PETE biasa disebut dengan polyester.

2. HDPE


Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, Tupperware, galon air minum, kursi lipat dan lain-lain.

Botol plastik jenis HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.

Sama seperti PETE, HDPE juga disarankan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

3. V/PVC


Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V.

V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol.

Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. PVC mengandung DEHA (diethylhydroxylamine) yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -15°C.

4. LDPE


Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic, dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.

Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, fleksibel dan permukaan agak berlemak, pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat.

Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

5. PP


Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.

Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi.

Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

6. PS


Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. Biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan.

Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.

Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6. Namun, bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga dan meninggalkan jelaga.

7. OTHER


Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 macam, yaitu:
1. SAN – styrene acrylonitrile,
2. ABS – acrylonitrile butadiene styrene,
3. PC – polycarbonate,
4. Nylon

Dapat dtemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat rumah tangga, komputer, alat elektronik dan plastik kemasan.

SAN n ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia n suhu, kekuatan, kekakuan dan tingkat kekerasan yg telah ditingkatkan.

Biasanya SAN terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi dan sikat gigi.

Sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. Bahan-bahan ini merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman.

PC (polycarbonate) dpt ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat dan kaleng kemasan makanan serta minuman, termasuk kaleng susu formula.

Bahan ini dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan n minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.

Pemakaian dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan. Entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave atau dituangi air panas.

Kesimpulan yang didapat dari tanda klasifikasi plastik tersebut:
  • Hati-hati dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6 dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
  • Cukup aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5 dan 7 (SAN atau ABS)

Bagi orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra atau putrinya:
  • Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
  • Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
  • Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
  • Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate),
  • Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.

Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Biasanya digunakan untuk tempat air putih di dalam kulkas.

Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2) tidak dapat dicegah, gunakan hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.

Sumber : http://www.woamu.mangaku.net/2011/02/rahasia-terselubung-tanda-di-bawah.html

Fungsi Tool pada Corel Draw


Toolbox merupakan sebuah kotak yang berisi bermacam-macam tools atau alat. Pada CorelDRAW, bagian ini berisikan alat-alat untuk membuat dan memoifikasi objek. Secara default, letaknya berada di lembar kerja sebelah kiri, namun dapat juga dipindah posisinya dengan mendragnya ke tempat yang diinginkan. Berikut toolbox yang dapat ditemukan Pada CorelDRAW X5 (versi 15) :

Adapun penjelasan secara rinci mengenai fungsi dari masing-masing tool :

Pick Tool adalah tools untuk seleksi dan mengubah ukuran objek pada lembar kerja CorelDRAW

Shape Tool adalah tool untuk mengubah bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Shape, Smudge Brush, Roughen Brush, dan Free Transform. Adapun tombol shortcut atau jalan pintas yang dapat digunakan untuk mengakses tool ini secara cepat adalah tombol F10.

Crop Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memotong sebagian dari objek pada lembar kerja CorelDRAW yang tidak di inginkan. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Crop, Knife, Eraser, dan Virtual Segment Delete. Tool ini tidak memiliki tombol shortcut.

Zoom Tool adalah tool yang digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 2 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Zoom (shortcut Z) dan Pan (shortcut H).

Freehand Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagain macam garis dalam lembar kerja CorelDraw, baik garis bebas, point to point, maupun garis-garis yang lain. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan didalam tool freehand yang fungsinya saling berkaitan satu sama lain. Tool-tool tersebut adalah Freehand, 2-Point Line, Bézier, Artistic Media, Pen, B-Spline, Polyline, serta 3-Point Curve. Tombol yang dapat digunakan untuk mengakses tool Freeand secara cepat/shortcut tombolnya adalah tombol F5, sedangkan untuk mengakses tool Artistic Media, kita dapat menggunakan tombol I.

Smart Fill Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan objek dan memberi warna. Terdapat 2 buah tool yang tersimpan didalam tool ini, yakni Smart Fill dan Smart Drawing (shortcut Shift+S)

Rectangle Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan berbagai macam bentuk persegi. Dalam tool ini tersimpan dua buah tool, yakni Rectangle dan 3-Point Rectangle. Tool ini dapat diakses secara cepat dengan tombol F6.

Ellipse Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam lingkaran. Didalam tool ini terdapat 2 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni Ellipse dan 3-Point Ellipse. Tombol shortcut untuk mengakses Ellipse tool adalah F7.

Polygon Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat berbagai bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW, yang berbentuk polygonal. Dalam Polygon Tool ini, tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Polygon, Star, Complex Star, Graph Paper, dan juga Spiral. Tombol shortcut untuk Polygon Tool adalah Y, sedangkan tombol yang dapat digunakan untuk mengakses Tool Graph Paper adalah D, serta Tombol A untuk Spiral Tool.

Basic Shapes Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai objek dengan bentuk dasar pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, terselip 5 buah tool untuk membuat 5 lima macam objek dengan bentuk yang berbeda-beda, yakni : Basic Shapes , Arrow Shapes, Flowchart Shapes , Banner Shapes, dan Callout Shapes.

Text Tool adalah tool yang digunakan untuk menyisipkan text dalam lembar kerja CorelDRAW dengan tombol shortcut F8.

Table Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menyisipkan tabel dalam lembar kerja CorelDRAW.

Parallel Dimension Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat objek dengan kemiringan dimensi. Dalam tool ini tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berhubungan satu sama lain, yakni Parallel Dimension, Horizontal or Vertical Dimension, Angular Dimension, Segment Dimension, dan 3-Point Callot.

Straight-Line Connector Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat garis antara 2 objek untuk menghubungkannya. Didalam tool ini, terdapat 4 macam tool, yakni Straight-Line Connector, Rigt-Angle Connector, Right-Angle Rounded Connector, serta Edit Anchor.

Blend Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memadukan dua buah objek atau lebih dalam lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 7 macam tool yang fungsinya saling berkaitan antara tool satu dengan yang lainnya. Tool tool yang dimaksud adalah : Blend, Contour, Distort, Drop Shadow, Envelope, Extrude, dan yang terakhir adalah Transparency. Semua tool tersebut tidak memiliki tombol shortcut untuk mengaksesnya secara cepat, namun dapat diakses secara langsung melalui Toolbox.

Eyedropper Tool adalah tool yang digunakan untuk menyalin warna dari lembar kerja CorelDRAW, dalam tool ini, tersimpan 2 tool yang fungsinya saling berhubungan, yakni Color Eyedropper dan Attributes Eyedropper

Outline Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat outline atau garis tepi pada lembar kerja CorelDRAW. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan dalam Outline Tool, tool tool tersebut fungsinya saling berkaitan, yakni Outline Pen, Outline Color, No Outline, Hairline Outline, Beberapa ukuran garis outline ( 0.5 pt, 0.75 pt, 1 pt, 1.5 pt, 2 pt, 3 pt, 4 pt, 8 pt, 1 pt) dan juga Colour. Tombol shortcut / jalan pintas untuk mengakses Outline Pen secara cepat adalah dengan menekan tombol F12. Sedangkan untuk mengakses Outline Color secara cepat, dapat dilakukan dengan menekan tombol kombinasi Shift+F12.

Fill Tool adalah tool untuk memberi warna objek dengan berbagai metode. Terdapat 7 macam tool yang tersimpan dalam Fill Tool, yakni : Uniform Fill, Fountain Fill, Pattern Fill, PostScriot Fill, No Fill, dan Color. Tombol kombinasi shortcut untuk mengakses Uniform Fill adalah Shift+F11, sedangkan untuk Fountain Fill, cukup tekan F11

Inteactive Fill Tool adalah tool yang digunakan untuk memadukan dua warna atau lebih pada objek. Ada 2 macam tool yang tersimpan didalamnya, yakni Interactive Fill dengan shortcur G, dan Mesh FIll dengan shortcut M.

TITLE BAR
Memberi informasi tentang nama file dan aplikasi yang sedang dibuka. Pada ujung pojok kanan atas terdapat tombol Maximize Button untuk membuat tampilan CorelDRAW satu layar penuh, Minimize button untuk meletakkan program pada Taskbar menu, sedangkan Close button untuk mengakhiri program.
MENU BAR
Menu Bar adalah barisan menu yang terdiri dari File, Edit, Layout, Type, Element, Utilities, View, Window dan Help. Semua perintah-perintah terdapat pada menu menu tersebut.
STANDARD TOOL BAR
Perintah – perintah yang sering digunakan dapat juga diakses melalui Standard Tool Bar. Pada Standard Tool Bar terdapat icon – icon perintah yang sering kita gunakan, misalnya untuk membuat file baru, membuka file, menyimpan, mencetak dan sebagainya. Hanya dengan klik sekali pada icon yang dimaksud maka perintah akan langsung dijalankan oleh CorelDraw.
PROPERTY BAR
Property Bar merupakan baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah dan perintah-perintah yang ada didalamnya akan menyesuaikan dengan icon yang sedang aktif pada tool Box. Misalnya tool Box sedang aktif pada Zoom Tool, maka akan memunculkan property dari Zoom tool, demikian juga dengan tooltool yang lain. Disini kita akan dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif.
RULER
Berfungsi untuk membantu kita dalam membuat desain dengan ukuran yang tepat. karena terdapat mistar horizontal dengan satuan ukuran yang dapat kita ubah sewaktu-waktu.
PRINTABLE AREA
Merupakan area dimana desain kita diletakkan untuk dicetak. Untuk mendesain kita boleh di luar printable area, namun ketika akan dicetak maka harus dimasukkan ke printable area tersebut.
COLOR PALETTE
Warna merupakan unsur penting dalam sebuah desain grafis. CorelDRAW memberikan berbagai kemudahan untuk mengakses dan memilih berbagai model warna. Kita dapat mengakses tool-tool warna melalui on-screen color palette, Color dialog box, maupun Color Roll-upuntuk memilih warna isi, outline, kertas dan lain-lain. Namun langkah yang tercepat untuk mengakses warna adalah melalui On-screen color palette yan gtesedia di sebelah kanan window.
TOOL BOX
Merupakan barisan icon yang menyimpan berbagai macam perintah untuk pembuatan obyek dasar, editing obyek, efek-efek interaktif dan lain lain.
STATUS BAR
Memberikan informasi tentang operasi yang sedang dilakukan, koordinat posisi mouse berada dan juga informasi tentang warna pada obyek yang sedang diaktifkan, baik warna fill maupun outline. Yang perlu diperhatikan pada setiap bagian window CorelDRAW adalah, kita dapat mengakses suatu perintah melalui berbagai cara yang kita sukai. Misalnya untuk membuat file baru, dapat memalui menu bar, tool bar, maupun menggunakan perintah Short Cut.
TOOL BOX
Tool Box merupakan sarana utama pada CorelDRAW. Tool Box menyimpan berbagai perintah perintah untuk membuat obyek dasar, editing obyek, memberikan efek-efek interaktif dan lain-lain. 
Berikut daftar tools dalam coreldraw :
1.Pick Tool
2.Shape Tool
3.Crop Tool
4.Zoom Tool
5.Freehand Tool
6.Smart Fill Tool
7.Rectangel Tool
8.Elipse Tool
9.Polygon Tool
10.Basic Shapes Tool
11.Text Tool
12.Table Tool
13.Paralel Dimension Tool
14.Straight Line Connector Tool
15.Blend Tool
16.Color Eyedropper Tool
17.Outline Pen
18.Fill Tool
19.Interactive Fill Tool
penjelasannya dibawah ini :
Pick Tool
Pick tool
tool ini memiliki ikon seperti cursor mouse pada setting defaultnya. Berfungsi untuk menyeleksi atau memilih objek.

1.      Shape Tool
Shape tool
berfungsi mengedit garis atau objek dengan manipulasi titik. Memiliki shortcut dalam keyboard F10. Shape tool ini sendiri dibagi menjadi 3 jenis lagi yaitu :
Smudge Brush : Untuk mengubah objek gambar dengan menarik garis tepi.
Roughen Brush : Untuk mendistorsi objek gambar dengan menarik garis tepi.
Free Transform : Untuk mengubah bebas seperti : menggunakan rotasi, mengubah ukuran, memiringkan objek, dll.
2.      Crop tool
berfungsi untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek. Crop tool juga memiliki 3 jenis lagi :
Knife : untuk memotong objek menjadi dua bagian terpisah.
Eraser : untuk menghapus area yang tidak diinginkan dalam objek.
Virtual Segment Delete : untuk menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan.

3.      Zoom tool
berfungsi untuk mengubah tingkat / level pembesaran jendela dokumen corel yang sedang kita buka. Ini sangat bermanfaat untuk mengedit objek yang terlalu kecil atau objek yang terlalu besar, sehingga tampilan objek sesuai dengan mata kita. Ada satu lagi jenis dari zoom tool ini yaitu Pan Tool.
Pan tool berfungsi untuk menggeser tampilan area/objek tanpa mengubah tingkat zoom level.
4.      Freehand tool
Tool CorelDRAW yang berfungsi menggambar kurva (garis lengkung) dan garis lurus dalam segmen. Memiliki tombol shortcut F5 di keyboard anda. Freehand tool ini dibagi dalam 7 jenis lagi yaitu :
2-point line tool : untuk menggambar garis lurus dari satu titik (titik awal) ke satu titik yang lain (titik akhir).
Bezier tool : menggambar garis lengkung dalam segment dalam satu waktu.
•Artistic media tool : menambahkan efek brush, spray dan kaligrafi dengan menggunakan kursor pen dengan bebas. Banyak efek-efek yang mungkin anda sukai dalam tool yang satu ini.
Pen tool : menggambar garis lengkung dalam segmen dan melihat/meninjau masing-masing segmen yang telah kamu buat.
B-spline tool : menggambar garis lengkung dengan mengkontrol setting titik (point) tanpa merusak segmen.
Polyline tool : menggambar sambungan garis lurus atau garis lengkung secara continue (terus menerus) dalam satu action.
3-point curves tool : menggambar garis lengkung dengan cara mendrag dari titik awal , titik akhir dan memposisikan pada titik tengah.
5.      Smart fill tool
berfungsi untuk membuat objek dari tumpang tindih area lali mengisikannya dengan warna atau tekstur. Tool ini memiliki satu jenis lagi yaitu smart drawing tool.
Smart Drawing tool : untuk mengubah / mengkonversi coretan pointer yang kamu gambar menjadi bentuk wujud objek (basic shapes) atau garis kurva yang halus.
6.      Rectangle tool
untuk menggambar bentuk persegi empat atau kotak hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point rectangle tool.
3-Point Rectangle tool : berfungsi untuk membentuk persegi empat dan kotak dengan menyusun nya per titik.
7.      Ellipse tool
berfungsi untuk menggambar elips dan lingkaran hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Juga memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point ellipse tool.
3-Point Ellipse tool : untuk menggambar elips dan lingkaran dengan menyusun nya per titik.
8.      Polygon tool
berfungsi untuk menggambar bentuk persegi banyak, hanya dengan drag dan klik mouse. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Star tool : untuk menggambar berbagai macam bentuk bintang.
Complex Star tool : untuk menggambar bentuk bintang yang memiliki banyak potongan sisi.
Graph Paper tool : untuk menggambar bentuk kisi-kisi / susunan kotak-kotak seperti jala-jala.
Spiral tool : untuk menggambar lingkaran spiral secara simetris atau logaritmis
9.      Basic Shapes tool
berfungsi untuk mempermudah/mempercepat proses menggambar bentuk segitiga, lingkaran, silinder, love/hati, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk lainnya. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Arrow shapes tool : untuk menggambar bentuk tanda panah dalam berbagai variasi
Flowchart shapes tool : untuk memudahkan menggambar suatu bagan (chart)
Banner shapes tool : untuk menggambar bentuk pita atau bentuk ledakan
Callout shapes tool : untuk menggambar bentuk balon bicara (ilustrasi bicara) dan label
→ Penjelasan Shortcut Untuk Corel Draw X3
(Keterangan :)

Break Apart →→ Ctrl+K
Combine →→ Ctrl+L
Contour →→ Ctrl+F9
Copy →→ Ctrl+C
Copy →→ Ctrl+Insert
Duplicate →→ Ctrl+D
Ellipse →→ F7T
Envelope →→ Ctrl+F7
Export →→ Ctrl+E

Find Text →→ Alt+F3
Format Text →→ Ctrl+T
Freehand →→ F5
Full-Screen Preview →→ F9
Graph Paper →→ D
Group →→ Ctrl+G
Import →→ Ctrl+I
Lens →→ Alt+F3
New →→ Ctrl+N
Open →→ Ctrl+O
Options →→ Ctrl+J

Paste →→ Ctrl+V
Paste →→ Shift+Insert
Polygon →→ Y
Position →→ Alt+F7
Print →→ Ctrl+P
Rectangle →→ F6
Repeat →→ Ctrl+R
Rotate →→ Alt+F8
Save →→ Ctrl+S
Scale →→ Alt+F9
Spell Check →→ Ctrl+F12
Spiral →→ A

Text →→ F8
Undo →→ Ctrl+Z
Undo →→ Alt+Backspace
Ungroup →→ Ctrl+U
Visual Basic Editor →→ Alt+F11
What's This? →→ Shift+F1

Align Bottom →→ B
Align Centers Horizontally →→ E
Align Centers Vertically →→ C
Align Left →→ L
Align Right →→ R
Align To Baseline →→ Alt+F12
Align Top →→ T
All Small Capitals →→ Ctrl+Shift+K
Artistic Media →→ I
Back →→ Ctrl+PgDn
Bold →→ Ctrl+B
Brightness/Contrast/Intensity →→ Ctrl+B
Bring up Property Bar →→ Ctrl+Return
Bullet →→ Ctrl+M
Change Case →→ Shift+F3
Center →→ Ctrl+E
Center to Page →→ P
Color Balance →→ Ctrl+Shift+B
Color →→ Shift+F12
Color →→ Shift+F11
Convert →→ Ctrl+F8
Convert To Curves →→ Ctrl+Q
Convert Outline To Object →→ Ctrl+Shift+Q
Cut →→ Ctrl+X
Cut →→ Shift+Delete
Delete →→ Delete
Delete Character to Right →→ Delete
Delete Word to Right →→ Ctrl+Delete
Distribute Bottom →→ Shift+B
Distribute Centers Horizontally →→ Shift+E
Distribute Centers Vertically →→ Shift+C
Distribute Left →→ Shift+L
Distribute Right →→ Shift+R
Distribute Spacing Horizontally →→ Shift+P
Distribute Spacing Vertically →→ Shift+A
Distribute Top →→ Shift+T
Drop Cap →→ Ctrl+Shift+D

Edit Text →→ Ctrl+Shift+T
Exit →→ Alt+F4
Eraser →→ X
Font List →→ Ctrl+Shift+F
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size List →→ Ctrl+Shift+P
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Weight List →→ Ctrl+Shift+W
Force Full →→ Ctrl+H
Forward One →→ Ctrl+PgUp
Fountain →→ F11
Full →→ Ctrl+J
Graphic and Text Styles →→ Ctrl+F5
HTML Font Size List →→ Ctrl+Shift+H
Hand →→ H
Horizontal Text →→ Ctrl+,
Hue/Saturation/Lightness →→ Ctrl+Shift+U
Insert Character →→ Ctrl+F11
Interactive Fill →→ G
Italic →→ Ctrl+I
Left →→ Ctrl+L
Linear →→ Alt+F2
Mesh Fill →→ M
Micro Nudge Down →→ Ctrl+DnArrow
Micro Nudge Left →→ Ctrl+LeftArrow
Micro Nudge Right →→ Ctrl+RightArrow
Micro Nudge Up →→ Ctrl+UpArrow
Move Down 1 Frame →→ PgDn
Move Down 1 Line →→ DnArrow
Move Down 1 Paragraph →→ Ctrl+DnArrow
Move Left 1 Character →→ LeftArrow
Move Left 1 Word →→ Ctrl+LeftArrow
Move Right 1 Character →→ RightArrow
Move Right 1 Word →→ Ctrl+RightArrow
Move Up 1 Frame →→ PgUp
Move Up 1 Line →→ UpArrow
Move Up 1 Paragraph →→ Ctrl+UpArrow
Move to Beginning of Frame →→ Ctrl+Home
Move to Beginning of Line →→ Home
Move to Beginning of Text →→ Ctrl+PgUp
Move to End of Frame →→ Ctrl+End
Move to End of Line →→ End
Move to End of Text →→ Ctrl+PgDn
Navigator →→ N
Next Page →→ PgDn
None →→ Ctrl+N
Nudge Down →→ DnArrow
Nudge Up →→ UpArrow
Nudge Left →→ LeftArrow
Nudge Right →→ RightArrow
Pan Down →→ Alt+DnArrow
Pan Left →→ Alt+LeftArrow
Pan Right →→ Alt+RightArrow
Pan Up →→ Alt+UpArrow
Pen →→ F12
Previous Page →→ PgUp
Properties →→ Alt+Return
Redo →→ Ctrl+Shift+Z
Refresh Window →→ Ctrl+W
Right →→ Ctrl+R
Size →→ Alt+F10
Save As →→ Ctrl+Shift+S
Select Down 1 Frame →→ Shift+PgDn
Select Down 1 Line →→ Shift+DnArrow
Select Down 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+DnArrow
Select Left 1 Character →→ Shift+LeftArrow
Select Left 1 Word →→ Ctrl+Shift+LeftArrow
Select Right 1 Character →→ Shift+RightArrow
Select Right 1 Word →→ Ctrl+Shift+RightArrow
Select Up 1 Frame →→ Shift+PgUp
Select Up 1 Line →→ Shift+UpArrow
Select Up 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+UpArrow
Select all objects →→ Ctrl+A
Select to Beginning of Frame →→ Ctrl+Shift+Home
Select to Beginning of Line →→ Shift+Home
Select to Beginning of Text →→ Ctrl+Shift+PgUp
Select to End of Frame →→ Ctrl+Shift+End
Select to End of Line →→ Shift+End
Select to End of Text →→ Ctrl+Shift+PgDn
Shape →→ F10
Show Non-Printing Characters →→ Ctrl+Shift+C
Snap To Grid →→ Ctrl+Y
Style List →→ Ctrl+Shift+S
Super Nudge Down →→ Shift+DnArrow
Super Nudge Left →→ Shift+LeftArrow
Super Nudge Right →→ Shift+RightArrow
Super Nudge Up →→ Shift+UpArrow
Text →→ Ctrl+F10
To Back →→ Shift+PgDn
To Front →→ Shift+PgUp
Toggle Pick State →→ Ctrl+Space
Toggle View →→ Shift+F9
Underline →→ Ctrl+U
Vertical Text →→ Ctrl+.
View Manager →→ Ctrl+F2
Zoom →→ Z
Zoom Out →→ F3
Zoom One-Shot →→ F2
Zoom To Fit →→ F4
Zoom To Page →→ Shift+F4
Zoom To Selection →→ Shift+F2
Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer